Apalagi tak selang berapa lama, mbah Suliyem datang dan menjelaskan hal yang sama.Para tetangga pun ahkirnya lega setelah mengetahui maksud kedatanganku dan mereka justru sangat berterima kasih kepadaku. Bokep mom Perlahan kulepas baju kebayanya, ia tetap tak bergeming.Bahka saat kukecup bibirnya yang sudah tak ada lagi kelembutan yang tersisa. Bukan masalah besar bagiku dengan uang itu, karena sekali mengantar 1 ton kedelai impor ke salah satu penjual di pasar aku mendapatkan keuntungan bersih kurang lebih satu juta rupiah. Sampai di dalam kamar kupeluk ia dari belakang dan kembali kumainkan kedua putingnya sambil kontolku kugesekkan ke belahan pantatnya.Kubalik badan mbah Suliyem dan aku menunduk untuk kembali melumat bibirnya. Entah karena setan penghuni tetap di tubuhku atau ada setan outsorching lewat, aku menarik dompet dan mengambil selembar uang Lima puluh ribuan.“uangnya disimpan saja mbah, saya ikhlas kok nganterin simbah … ini malah saya ada uang buat simbah tapi uang ini ada syaratnya… ““syarat apa mas?” Mbah Suliyem tampak kebingungan meskipun saat itu juga dia




















