Sudut mata Reyna menangkap wajah tampan silelaki yang menggeram sambil memainkan batang besar tepat didepan wajah nya.Jemari lentiknya gemetar saat mengambil alih batang besar itu dari tangan Rivan. Bokep china Reyna berdiri bersandar dimeja, menghela nafas panjang lalu meneguk liur untuk membasahi kerongkongannya yang terasa sangat kering.“Rivan, terimakasih untuk semuanya, tapi kau bisa pulang sekarang,”“Tidak Rey, kita harus menyelesaikan apa yang sudah kita mulai,”“Apa maksudmu?… Tidak.. Puas bermain dengan kaki Reyna, tangan lelaki itu bergerak melepas bra yang masih tersisa.“Ckckckck… Sempurna, sejak dulu aku sudah yakin payudaramu lebih kencang dari milik Anita,”Tubuh Reyna melengkung saat putingnya dihisap lelaki itu dengan kuat. Contohnya seperti apa? Aaaaagghhh.. Memberikan remasan yang lembut, memainkan sepasang bongkahan daging dengan gemas.Mata Reyna terpejam, kepalanya terangkat seiring cumbuan Rivan yang perlahan merangsek keleher yang masih terbalut jilbab. “Jangaaan.. Sementara dibelakang gadis itu berdiri suaminya, Anggara, sambil menggenggam balon yang sama.“Selamat valentine, sayang,” ucap Anggara, tersenyum dengan gayanya yang khas, senyum lembut yang justru mencabik-cabik hati Reyna.Seketika segala sumpah serapah




















