Jadi hanya aku lah laki-laki dirumah itu, yang harus mengerjakan semua pekerjaan laki-laki. Bokep colmek Meski kedua mereka sudah memasuki usia tua menurut ukuran kampung, tetapi tubuh bereka tidak bergelambir lemak, alias singset.Wajah mereka biasa-biasa saja tidak terlalu cantik, tetapi juga tidak jelek. Tapi itu sudah bisa menghantar puncak knikmatanku. “ kedua tangannya menarik pantatku agar semua batang penisku tenggelam. “Ah gak mau , kan tempat tidurnya sempit, kalau tidur bertiga,” kataku.Tempat tidur mereka sebenarnya hanya dua kasur kapuk yang dihampar diatas plastic dan tikar di lantai. Mungkin itu naluri yang menuntun semua gerakan. Aku pun makin semangat memompa dan birahiku makin terangsang mendengar erangan itu. Sambil aku menindih mbah penisku dipegang mbah dan diarahkan ke lubang vaginanya. Aku tidur hanya beralas tikar dan ditemani bantal kumal serta sarung.Aku bertanya-tanya, tetapi tidak dijawab mak atau mbah, kenapa malam itu aku harus tidur seranjang dengan mereka. Selanjutnya hampir tiap malam aku harus melayani nafsu kedua orang tuaku sampai aku dewasa.




















