“Mimpi..” Aku ingat mimpiku, tapi lalu ingat bahwa aku mimpi dengannya, “Gak mimpi apa-apa”. “Sudahlah, Nanti juga kamu tahu sendiri”.Aku berlalu menuju kamar mandi, membersihkan diri. Video bokep aah, aku semakin deg-degkan. Tekanan dada Kak Tina, beradu dengan tekanan punggungku. Saat tidur aku merasa ingin pipis. Suatu rasa yang tak pernah aku rasakan sebelumnya.Aku masih terus mengintip, sampai akhirnya Kak Tina tampak terlonjak-lonjak dari tempat tidur. Memandanginya. Aku tak berani bertanya kepadanya. “Atau..”, Kak Tina memandangku, lalu tersenyum lebar, “Kamu mimpi basah ya, Sapto?”. “Mulai sekarang, hati-hati bergaul” Katanya. Lalu hidungnya mencium tangannya, aku agak heran. Dapat kurasakan kehangatan yang dihantarkannya.Kak Tinapun kurasakan menggosokkan tubuhnya ke tubuhku, saat halamannya sudah sampai ke bagian seru. “Berdiri sebentar, Sapto”. “Iya. Aku terdiam terpaku.“Siapa itu?”, Tak lama kemudian terdengar suaranya. Sepasang putingnya melesak di balik daster tipisnya. Kak Tina tak pernah lupa mengunci lemarinya. Terkadang novel-novelnya Freddy S, Abdullah Harahap, dan Motinggo Busye. Bau yang membuat kejantananku langsung bertambah kencang. Sensasi yang kurasakan bertambah dengan




















