Memang tidak setiap malam. Bokep arab Datanglah ke rumah. Tapi, entah mengapa, saya juga butuh belaian keras Pak Karyo yang tahan lama itu. Tubuh saya mengejang. Mana surat-surat mobil Anda? Sementara, suami saya juga ganteng. Saya melihat gerakannya dengan nafas tertahan. Saya berasa bersalah dengan Rio.“Ini dilepas saja,” katanya sambil menarik CD saya. Ketika Rio menawari untuk mengantar ke rumahnya, ia menolak.“Tidak usah. Tangan itu bolak balik di sana. Rumah kontrakan Pak Karyo hanyalah rumah papan. Perlahan ujungnya masuk. Saya merasa berdosa padanya. Saya terkapar.Saya hanya bisa diam saja ketika Pak Karyo yang tahan lama masih menggoyang. Saya pakai becak saja,” katanya.Esoknya, Rio sengaja pulang kerja cepat. Kecil. Tapi, entah mengapa, saya juga butuh belaian keras Pak Karyo yang tahan lama itu. Dan saya pun merasa tidak punya alasan untuk menolak.Meski sedikit kasar, tapi Pak Karyo itu suka sekali bercerita dan juga nanya-nanya.




















