mau tidak mau aku harus meninggalkan si cowok keren tadi.Malamnya sosok pria itu jadi kepikiran terus, tapi dasar, nasib ya nasib, mana mungkin bisa mencium orang seperti dia, malah kebanyakan menghayal jadinya. Kulahap segera seperti mengulum permen loli yang besar sekali. Bokep asia Nah ini dia.” Kami berhenti di rumah yang pagarnya berwarna biru, lalu saya mengucapkan terima kasih sebelum Kak Jefri pergi.Sehabis membersihkan diri, malam itu saya jadi kepikiran Kak Jefri yang tampan itu, yang gagah itu, yang hot itu. “Tolong berdiri agar saya bisa melihat kamu”
Ternyata ia juga menyadari kalau saya ada di ruangan yang sama dengannya. Kagetnya, orang yang menolongku untuk berdiri itu adalah pria yang tadi, yang tampan itu, yang keren itu, jantungku berdegup seperti jantung burung finch yang makan madu, 10 kali perdetik. “Tolong berdiri agar saya bisa melihat kamu”
Ternyata ia juga menyadari kalau saya ada di ruangan yang sama dengannya. oh ya, saya Jefri, kalo Adik?” Tanyanya sambil mengulurkan tangannya ke arahku untuk bersalaman.




















