melihat tanggapan Reva yg hangat, aku yg mulanya iseng mulai berpikir kenapa aku tidak jadikan dia selingkuhanku.3 bulan setelah pertemuan pertama, aku mengajaknya ketemuan. Bokep stw kuputar tubuhku menjadi gaya 69. berkali-kali ia menceracau tak karuan.”HHOOOOOOGHHH……..MMMAAAAAS S…. ..” suara air dan kulit bertepukan”OGGH…OGH..OGH.. kami berpacu saling memuaskan. dan t-shirt ketat bertulis merk motor jepang membungkus tubuhnya. kuteruskan oralku di vaginanya, Reva makin semangat memaini batang kejantananku. tapi aku memintanya utk menghubungiku hanya siang dng alasan takut istriku salah sangka. pelan… pelan… tertahan. ia berjalan didepanku. kami ngobrol dan seperti pertemuan pertama gadis ini mmg memikat saat sedang ”ribut”.sepanjang pertemuan itu Reva tidak menolak sewaktu kupegang tangannya, menyentuh kakinya. kutarik turun pelan cd-nya tangan Reva berhenti mremas-remas rambutku. Reva mulai membalas kulumanku, lidahku menusuk menjelajahi mulutnya. kujilati lehernya Reva menggelinjang kegelian.”EHHHH…GELI MAs” pelukan Reva mengencang. geli, nikmat, ingin menangis, lemas bercampur aduk.kemudian aku tak bisa bergerak, tubuhku kejang otakku berhenti bekerja.




















