Menunggu Adit mungkin. Aku gak memperdulikan ucapan Adit soal pakaianku, yg ku fikir hanya bagaimana bisa dekat dgn Budi. Bokep tobrut Aku gak memperdulikan ucapan Adit soal pakaianku, yg ku fikir hanya bagaimana bisa dekat dgn Budi. “Yg mana teh?” Tanya nya balik. Aku harus mendapatkannya. Untuk apa keluar? Adit terlihat berfikir dan mengingat-ingat. Ada rasa cairan hangat menyirami meqiku, mungkin cuma 2menit goyangannya dan dia sudah mengeluarkan spermanya didalam meqiku. Gumamku dalam hati. Paling iseng-iseng maen. Dgn terus mengocok, Budi menciumi leherku, aku benar-benar nyerah kalau sudah diciumi bagian kuping dan leher. Setelah malam itu, kami jadi semakin dekat dan sering ngentod. Ya tempat olah raga yg disana terdapat panggung kecil. Dirumahku atau pun lebih bebas dirumahnya yg memang dia tempati sendirian. Akhirnya aku tuntun penisnya menuju lubang meqiku. Ughhhh aku mendesah pelan. Kucolek pinggangnya. Disana kulihat sebaris nomber hp. Aku jarang sekali keluar kamar, meski mereka datang, aku selalu diam didalam kamar. Aku menurutinya.




















