Pukul 09:00 dan aku belum mandi, bangunku memang agak siang karena tadi malam pulang kerja kemalaman akibat macet yang luar biasa.“Tuan, sarapannya sudah saya siapkan, Tuan” terdengar suara Mbak Narti. Kucium perlahan buah dada kirinya, lalu kuhisap putingnya. Bokep hijab cklak.. cklak.. Sudah memberikan yang enak buat saya!” Dia balik berkata, “Saya terimakasih juga Tuan, rasanya enak bangeeet” Sambil bercanda aku menggodanya, “Mana enak dengan duren jatohan Mbak?” Dia tertawa, “Wah, enakan dijatohin Tuan.. Lalu memasukkan penisku yang sudah amat keras ke dalam vaginanya yang basah. Sewaktu pijatannya beralih ke atas, jari-jari tanganku yang bebas mulai merayapi pahanya bagian atas. Aku semakin bernafsu mengobok vaginanya dengan jari telunjuk dan jari tengah tangan kiriku. cklak. Ada jendela kaca yang kecil antara gudag dan kamar mandi pembantu. ehh”Jariku menyeruak, mencoba masuk lebih dalam, mata Mbak Narti terpejam dan kembali mendesah, “Ahh Tuan, eghh.. “Eh, kamu kok pinter juga mijetnya Mbak?” pujiku.




















