Kami lalu naik ke lantai 10. Bokepindo Dalam keadaan tak berdaya, Mei Mei lalu memintaku untuk menjilati kakinya.Permintaannya kurasakan sebagai suatu hinaan dan aku benci serta tak mau melakukannya. Sekarang aku lagi mau having fun”Dahiku berkerut memikirkan apa kiranya yang dimaksud dengan “having fun”. Aku hanya tersenyum. Kamu temani aku disini. Merasa mendapat angin, aku melanjutkan rayuanku dengan mengecup pipinya.Dia tak menolaknya dan malah mencium balik pipiku. Tadi aku minta temanku, Florence, kesini. Berkeringat seluruh badanku. Aku berpikir mungkin aku sedang bermimpi. Beberapa kali aku melihatnya sambil berharap ada balasan pandangan darinya. Lebih enakkan kalau bebas dan kita bisa meneruskan seperti yang di taksi tadi”
Dijawabnya, “Aku mau nerusin yang tadi tapi dengan syarat kamu harus di ikat. Sebaiknya kamu nurut aja” katanya sambil mengejek namun terlihat paras muka yang memohon.Kutanya, “Buat apa pakai di ikat-ikat segala? Suatu hari Sabtu aku pergi bersama teman-teman ke sebuah disco di daerah kota.




















