Hubungan keduanya memang sudah cukup lama terjalin, sudah hampir 6 bulan lamanya. Bokep montok Pak Wid hanya tersenyum melihat hal tersebut yang kemudian disambut senyuman pula oleh Lia.Lalu masuklah Wiwin, salah satu staf kantor dengan memegang beberapa map. Di tengah genjotan penis Pak Wid yang menggila wanita cantik itu mencapai puncak.Tak lama setelah itu, Pak Wid juga semakin menampakkan ekspresi wajah yang kian memerah. Here?”, kali ini nada suara Lia menggambarkan nada penuh keheranan.“Yes…! Ia kemudian sedikit tersenyum dan memberi hormat dengan sedikit mengangguk ke arah Pak Wid. Mereka lalu nampak berpura-pura sedang sibuk memeriksa file-file di dalam map tersebut. Setelah itu ia mulai menciumi jari-jari kaki wanita cantik tersebut secara bergantian. Begitu Lia selesai menutup pintu, tiba-tiba sebuah pelukan langsung membekap tubuh sintalnya dari belakang.“Ah Bapak nakal…”, Lia berucap pelan.“Bapak kangen nih sayang”, sebuah kecupan langsung mendarat di pipi dan leher Lia.“Jangan disini dong Pak ntar ada yang liat”.Lia berusaha menghentikan Pak Wid yang masih terus mendaratkan ciumannya.“Kenapa sayang? Payudara kiri




















