Kontan aja kemaluanku
tegang.Kita saling bertatap muka, entah energi apa mengalir ditubuh kita, dgn santainya kucium bibirnya,
Karina cuma terdiam dan tak membalas.“Kok kamu diam?”
“Ehmm… malu, Bang”Aqu tahu dia belum pKarinah melaqukan hal ini. Terus aqu melumat bibirnya yg tipis berbelah itu. Bokep hot Setahu aqu tuh anak paling sopan tak banyak bicara dan jarang bergaul. “Adauuu…. Rambut terawat dgn
potongan tipis. Melihat hal seperti itu, aqu yakin dia merespon. Dia tersenyum aqupun
tersenyum, seperti mengisyaratkan sesuatu. Tak cuma
memompa kini ia mulai dgn gerakan maju mundur sambil meremas-remas buah dadanya.Hal tersebut menjadi perhatianku, aqu tak mau dia menikmatinya sendiri. Hmmm… tadi malam abis tempur sama sang istri sampai aqu kelelahan
dan lupa memakai celana.Anehnya, Karina cuma tersenyum, bukan tersenyum malu, malah beliau menyindir
“Abis tempur ya, Bang. Umurku sudah hampir mencapai kepala tiga, ya…
sekitar 2 bulanan lagi lah. “Oh iya, ada apa, Na…?”tanyaqu lagi
“Bang, lampu di kamar aqu mati tuh”
“Cepatan dong!!”
“Oo… iya, bentar ya” balasku sambil mengkancingkan celana dan bergegas ke kamar Karina.










