Dia rupanya masih inget dengan nama pangilan aku.Lalu kami berjalan berdua, melanjutkan melihat-lihat barang di mall.“Kita ke mampir ke butik itu yuk… ada yang mau aku beli”, Fresty mengajak aku. Aku hanya bisa melihat, mereka meronta-ronta berusaha melepaskan ikatan.Terdengar ‘Mmmmmpphh” dari mereka.Lely : “Galih, kamu lihat khan? Bokep Dengan dibantu Lely dan Irma, badan aku digerakan dan digoyangkan.Terdengar desahan Fresty, “Mmmmppphh” yang pelan. Caranya, mata kamu aku tutup dulu pake scarf”. Sekarang posisi aku diatas, meniduri Fresty. Tidak terasa ternyata sudah 4 jam permainan ini.Lely : “Galih, kamu menginap di sini aja ya ?”. Aku melihat, pelan-pelan Lely membuka baju, BH, rok dan celana dalamnya.Terlihat toketnya yang besar dan aduhai dan vaaginanya. Kali ini aku akan berbagi cerita sex , kau kira ini pengalaman yang asik dan unik juga, langsung saja perkenalkan namaku galih suatu hari karena gak ada kerjaan dirumah aku pergi ke mall sendirian , melihat sana sini tiba tiba aku pernak kenal dengan dia aku samperin rupanya benar




















