Dia menikmati nikmatnya jilatanku, “Mmmhh.. Bokep Kubilang bahwa aku nanti pesan lagi ke dia. Kujilati cairannya sampai bersih meski agak bau dan asam. yes.. Sampai di rumahnya, aku sudah janjian mau ketemu lagi dan menanyakan nomor teleponnya. yes.. Lagian party kan agak gelap jadi tidak begitu jelas melihatnya.Waktu aku ketemu dia, wow man, bodinya dan buah dadanya membuatku terangsang. Terus kurebahkan dia di ranjang. Waktu datang, kubayar sambil aku menggodanya. Aku sanggupi taruhannya. Terus kubawa saja dia ke restoran Thailand (restorannya buka sampai pagi), ngobrol-ngobrol tentangnya sambil minum. Tahu-tahunya dia mau. oh.. Pembaca semua kan tahu kalau kebiasaan di party tambah malam tambah ramai.Party ini baru dimulai jam 10 malam, tapi aku pergi sekitar jam 11. Sepertinya warna hitam itu simbol warna seks. Kira-kira 15 menit permainan kami berlangsung, dia mengeluarkan cairan lagi. Kupeluk dia dari belakang sambil mengelus-elus buah dadanya sambil mencium lehernya.Terus kubuka BH-nya. Satu tangan pegang setir, satu lagi berkelana.




















