Bercinta Tanpa Henti, Biar Kita Selalu Bersatu

Serene Siren has brought Kayley Gunner over to a house that she’s thinking of buying. The house is magnificent, with high ceilings, an immaculate design, and tons of natural light. Bokep jepang The owners have already accepted Seren’s initial offer, so she has a week to decide if she wants it or not. Kayley’s quite excited since if Serene ends up purchasing this house, she’ll be a lot closer to her… They inch closer together, and there’s the distinct sense that these two have some unfinished intimate business together. Their eyes meet and the familiar spark of lover and attraction erupts between them. Serene opens up about her feelings: she never meant to break up with Kayley. She just… wasn’t in the right headspace to pursue something serious. But now, she wants to PROVE to Kayley just how committed she is. And this house is just the first step on the path to winning back Kayley’s heart. They kiss deeply and decide to stay together awhile for a passionate and sensual encounter.

“Ouhh… gila pantatnya memang merangsang..” desisku dengan mata lekat memandang Rifqoh terutama bagian pantatnya. Melihat mulut Rifqoh dengan bibir sensual yang terbuka, aku segera melumat bibir akhwat cantik ini dengan buas. Dalam jarak yang sangat dekat itu, mata ku nyaris tak berkedip melihat kemontokan pantat Rifqoh yang terpampang di depan mata. Secara refleks wanita aktivis Partai ini menggoyangkan pinggulnya mengimbangi gerakan kontolku ini yang semakin lama semakin cepat. “Ahhhh. ahh.. Beberapa saat kemudian aku sudah tak mampu menahan birahi lagi. Aku memang pernah melihat wajah Rifqoh tanpa jilbab ketika mengintip dia mandi yang memang terlihat cantik, namun aku masih penasaran terhadap wajah Rifqoh yang sepenuhnya. Tubuhnya mulai menggelinjang dengan desahan yang keluar dari mulutnya. Nafas Rifqoh masih memburu dengan liar namun dia tidak lagi mengimbangi gerakanku seperti semula walaupun tubuhnya masih teguncang-guncang oleh gerakanku yang masih mengaduk-aduk kemaluannya. Sejenak kemudian kamar itu terasa sunyi, hanya terdengar suara desahan nafasku ditingkahi desah nafas Rifqoh yang masih terlentang pasrah di bawah tindihanku

Bercinta Tanpa Henti, Biar Kita Selalu Bersatu

Related videos