Segera aku minta maaf sambil tanganku membelai rambutnya yg acak-acakan.“Susan takut Om, nanti kalau Mama tau pasti Susan di omelin. Bokep montok ”Dan karena posisi kabel di bawah, Susan terpaksa jongkok di depan mataku. Pelan-pelan juga aku tuntun untuk maju-mundur.Karena kelembutan tangannya membuat batang penisku membesar hingga tangannya tidak sanggup lagi menggenggam penisku. kamu emang pintar San “desah mulutku yang ngak sanggup menahan nikmat jari susan.Sementara itu, tangan kiriku meraba bagian payudaranya yang tertutup kaos longgar tadi. ? Betul, Om.. Tapi……Yahh bagusnya gitu, dari pada dia tau lalu tiba-tiba melepaskan tangganya, dijamin aku akan terjatuh parah.Setelah sampai di bawah, aku baru menyadari kalau sekarang kalau skarang kami hanya tinggal berdua di dalam rumah.Memang Susan begitu cantik, dan kelihatan sudah mulai dewasa memakai baju santai yang longgar. Tanganku yg sejak tadi membelai rambutnya, rasanya kurang pas dan aku memindahkan mencoba untuk meremas-remas lembut payudaranya yang masih di segel itu.Aku memainkan atasnya dulu, karena aku sadar yang kuhadapi ini gadis yang 17 thn ke





















