Penghasilanku pun besar. jangan, mas!” teriakku. Bokep live Mereka membayarku, ada yang 20 ribu ada juga yang 50 ribu semalam. Kasihani saya, mas. Dengan uang pemberian mereka yang cukup banyak aku indekost di suatu kampung yang biayanya hanya 50 ribu sebulan. Dan jadilah esok harinya, ketika pulang kerja lebih awal karena hari Sabtu, kulihat masing-masing wanitanya membawa belanjaan cukup banyak. Sialnya pada saat bersamaan aku juga merasakan kenikmatan ketika memekku diremas. Dengan berat hati aku pamit kepada teman-teman kostku dengan janji sekali waktu akan datang ke situ. Diriku? Hanya karena sama-sama membutuhan seks kami jadi berteman! Lalu, ketika ia keluar kamar, segera kuikuti dan ketik pintu kamar terbuka, kagetlah aku karena di depan kamarku sudah berkumpul seluruh penghuni kost dengan tubuh telanjang! Kecurigaanku makin besar namun aku tak berdaya karena tindihan dan genjotannya sedang menggempurku. Si wanita yang hanya berdaster pun cuek saja tempat tidurnya diduduki si pria. ng.. “Ini buat kamu,” ia menggenggamkan 50 ribuan ke tanganku. Langsung mencabut penisnya dan




















