Toh ini kan juga demi cita-cita Mas Farid!” Bu Diah benar, pikirku.Lagi pula aku sudah terlanjur datang ke sini, jadi aku tidak perlu malu lagi. Bokep crot Sesampainya di dalam ruangan yang redup itu, Bu Diah menutup pintu dan menyuruhku membuka pakaianku.“Maaf ya Mas Farid! Dengan naluriku, akku mendekatkan mulutku ke vagina Bu Diah yang merekah merah. Bu Diah pun mendesah kenikmatan “Oouuhhh….Maasss…Cepeeet..Lagii..Maasss…Yang Daleem…Maass..” celoteh bu Diah. Seolah memberikan tanganku peluang untuk bergerak menelusuri paha bagian dalamnya. Selama berhubungan dengan isteriku, kami hanya melakukan dengan cara konvensional saja.Namun kali ini Bu Diah memberikan pelajaran baru yang ekstrim. “Ooohh…, Bu! Bu Diah pun mendesah kenikmatan “Oouuhhh….Maasss…Cepeeet..Lagii..Maasss…Yang Daleem…Maass..” celoteh bu Diah. Silakan masuk, Mas!” Setelah dipersilakan duduk, tanpa basa-basi aku segera memperkenalkan diri dan langsung mengutarakan maksud kedatanganku.“Ooo, jadi Mas Farid ini juga pengen jadi pegawai negeri to?”“Iya Bu” jawabku“Kalau begitu, silakan Mas Farid ikut saya ke dalam!” Bu Diah beranjak dari duduknya, beliau berjalan menuju ke sebuah kamar di ujung ruangan.Dari belakang aku




















