Maklum mobil baru Bu..!” jawabku menjawab pertanyaan Ibu Lilis. Lain dengan perasaan. Bokep live Tanpa dibuat-buat. Apa khabar..?” tanyaku kepada Ibu Lilis dengan perasaan kaget dan khawatir.Kaget karena Ibu ini tidak menelpon aku terlebih dahulu kalau dia mau ke kantor, dan khawatir kalau mobil yang aku kirim hari Sabtu bermasalah.“Baik..!” jawab Ibu Lilis singkat. Namun aku halangi ke tempat restoran yang Ibu Lilis tunjukkan.“Saya punya teman baru buka restoran.. Dipakai ibu sendiri.., jadi tinggal tambah sedikit acesoris, saya yakin penampilan Mobil ini sama cantiknya dengan penampilan yang mengendarainya.”Dengan senyumannya yang susah untuk diartikan akhirnya Ibu Lilis mempertimbangkan penawarannku. Agar aku bisa taruh irisan mentimun layaknya seperti orang facial.“Setelah saya tutup mata Ibu.. Begitu mempesona dan mengasyikkan. Cerita asliku ini adalah cerita yang ke-dua setelah cerita pertamaku yang sudah dimuat di Rumah Seks dengan judul Ibu Lia dengan Rasa juice melon.




















