Meski dalam keadaan tak sadarkan diri aku merasa ada yang mencengkram bokongku dari balik rok span ketatku. Sengaja aku tak bilang sama kedua orang tua perihal harus melepas hijabku.Aku punya akal dengan selalu membawa baju ganti dari rumah. Bokep crot Aku tak menyangka mereka akan tega berbuat hal yang keji padaku.Aku kembali berusaha untuk teriak walaupun mulutku masih tersumpal tangan Viko yang badannya paling besar dibanding dari dua orang temannya yang lain. Rasanya aku pengin-pengin cepat pulang bertemu dengan orang tuaku. Mereka tidak lain adalan Soni, Viko dan Romi rekan kerjaku. Darah perawanku menetes deras diiringi dengan tetesan air mataku.“Aaahhh…enak sekali memekmu Nis…” ucap Viko yang saat itu tengah menyodokan batang penisnya ke dalam lubang vaginaku dari belakang.“Viko kumohon hentikan” rengekku.Kini posisiku dalam keadaan menungging seperti anjing. Dia mengambil HP dan merekam diriku yang dalam keadaan mengakang yang memeperlihatkan setiap inci vaginaku. Tapi 3 orang laki-laki tadi dan bosku sering membicarakanku di belakang Viko yang paling aku khawatirkan karena dilihat dari tatapan







![Payudara Besar Kakak Ipar Yang Tak Terlindungi Bikin Tak Tahan, Langsung Kutembus! Meski Bingung, Tapi Kontol Besar Adik Ipar Terlalu Nikmat, “hari Ini Istimewa Ya” Ujarnya Sambil Tersenyum Lalu Melayani Dengan Sex Yang Rakus! Meski Sudah Klimaks Berkali-kali, Tapi Gerakan Piston Yang Deras Tak Berhenti! Ah… Lebih Besar Daripada Kakamu… [bagian 1]](https://bokepstw.it.com/wp-content/uploads/2025/12/4e5dcf3848c6d90e06651523580ce9d9.20.jpg)












