Mungkin saja memang ia harus memeriksa bagian dada Sherly, toh dadaku juga diperiksa oleh si Brewok, pikirku.Benda-benda juga dikeluarkan dari kantong jaket, baju dan celana Sherly. Kami berdua berdiri tegang. Bokep mom Belum sempat kaget, aku mendengar Sherly menjerit kecil. Istriku memang agak penakut dan kurang berani mengungkapkan pendapatnya pada orang lain. Aku hanya melirik sekali dan mendapati wajahnya berubah menjadi lebih kejam tiga kali lipat.Sambil mengatakan sesuatu, si Kumis mendorong pentungan hitam (yang biasa dibawa oleh polisi) yang dipegangnya ke arah tangan Sherly yang menutupi buah dadanya. Kemungkinan besar apa yang ingin dikatakan si Kumis (dengan menggunakan bahasa inggris yang sangat aneh) adalah membawa kopi dilarang.Aku mendekati petugas itu dan menanyakan lebih jelas permasalahannya. tanyanya dengan logat yang sulit dimengerti.Sherly menjawab gugup, Coffee. Sherly hanya memejamkan matanya, mungkin karena takut (atau malu?).Dengan menggunakan pentungan hitamnya itu, si Kumis menurunkan celana dalam Sherly dari lutut sampai ke mata kakinya.




















