Bagaimana ya Pak. Bapak memberi kebebasan kok buat kamu. Bokep montok Cuma kalau di sekolahkan ngomongnya tidak leluasa. Tapi mau gimana lagi. Kamu kan tahu kalau nilaimu itu pas-pasan. Memang ia sangat tampan. Cuma kan Minggu tuh waktu buat santai.” Kataku untuk menyembunyikan rencanaku untuk bertemu Pak Yudhi. Bapak memberi kebebasan kok buat kamu. Namun nikmat yang ditimbulkannya, lebih luar biasa.Aku memang paling suka kalau payudaraku diremas dan dijilat.Setelah kuoral selama lebih kurang 5 menit, penis itu tetap perkasa. Bagaimana ya Pak. Kemampuan saya kan pas – pasan” jawabku dengan cueknya“Kamu kan bisa belajar yang baik.” Sarannya.“Saya sih sudah mencoba pak. argh..” Pintaku.Lalu, Ia mulai memasukkan penisnya perlahan-lahan. Aku hanya pura – pura mengerti untuk menyenangkan hatinya.Selesai belajar, kami pergi makan malam di sebuah restoran ternama di Jakarta.Ditemani cahaya lilin yang romantis kami berbincang – bincang tentang berbagai hal, termasuk rencana kami untuk bertunangan selepas SMU.Setelah makan malam selesai, Erick mengantarku pulang.












