Aku kegerahan, kupegang kepalanya dan kuataur ritme agar aku tidak cepat keluar.Hanya suara aneh itu yang sanggup keluar dari mulutku. Lidahnya menjilat dan mengecap seluruh bagian penisku. Bokep colmek Kubersihkan diriku. Kudorong perlahan Tantri untuk berbaring di Sofa, Aku terkagum melihat putihnya tubuh yang nyaris tanpa cacat.Kuperhatikan putting susunya memerah dan kaku, bulu-bulu halus berada disekitar pusar menambah gairahku. Akhirnya aku menyerah untuk merasakan kenikmatan mulut Tantri yang semakin menggila.Kulihat kepala Tantri naik turun mengelomoh penisku yang menegang. Penisku dikeluarkan dari mulutnya dan kusaksikan kepala penisku sudah memerah siap untuk menyemprotkan air kehidupan. Akhirnya, Kutekan semua penisku dalam-dalam dan kusaksikan Tantri terpejam dan berteriak keras.Kurasakan semprotan luar biasa didalam kemaluan Tantri. Kepala penisku mendapat perlakukan istimewa.Dihisap dan dikulum. Dia tersenyum melangkah menuju kamar mandi. Mulutku mulai menjalar di paha.. Aku tidak kuat dan“Tantri aku mau keluar”, lenguhku.Tantri hanya tersenyum dan semakin mempererat jepitan kakinya.




















