Lidahku dengan liar menjilati, mengulum, menghisap, puntingnya dengan lembut sehingga membuat gerakan Tika dipangkuanku semakin liar. Bokep montok Hari Sabtu, kebetulan aku ada rencana mau kerjakan berkas- berkas yang masih belum terselesaikan. Mauu..” rintihkan tak kalah hebatnya. Kamu pandai sekali..” rintih Tika. “Hallo, ini siapa ya?” suara dari celullerku. Makanya aku sering kirim gambar-gambar porno sama dia” jelasku panjang. “Lho memangnya ini siapa?” tanyaku penasaran. “Lho memangnya ini siapa?” tanyaku penasaran. “Berikan kenikmatan yang sudah 2 bulan hilang dalam hidupku” rengeknya. Aku nggak taahhaann Mas..” rintih Tika sambil memindahkan tangannya, yang tadinya mencengkeram erat bibir meja. “Ini Dandy, yang tempo hari ngebahas masalah sex itu lho,” jelasku. Mauu..” rintihkan tak kalah hebatnya. Dan kenikmatan itu semakin menjadi ketika Tika sedikit menggoyang pinggulnya. “Oke deh Tika, terima kasih atas waktunya,” kataku singkat. “Sepi tuh Mas, jadinya agak cepet datangnya,” jelas Tika. “Hheekk.. Sayang.. Bye” kata Tika singkat. “Nama Mas siapa?” tanya sekali lagi.




















