Beberapa saat kemudian mulutku naik lagi dan mulai memasukkan benda itu ke mulutku. Kedua payudaraku jadi basah oleh liurnya.Tangannya mulai berani menyusuri lekuk-lekuk tubuhku, pantatku yang sekal dia elus-elus sambil terus menyusu. Bokep mom Iya Ci, sori habis baru pernah nunjukin anu gua ke cewek sih” katanya gugup membiarkan celana dalamnya kuturunkan.Aku melihat penisnya yang sudah tegang lalu kugenggam dengan jari-jari lentikku.“Wah, belum maksimal nih ngacengnya, liat aja nanti kalau udah ngerasain mulut gua, pasti ketagihan lu, hehehe..!” pikirku mesum.“Udah gede gini juga masih bilang malu, munafik lo ah!” ujarku sambil mengusapnya.Kumulai dengan mengecup kepala penisnya dan memakai ujung lidahku untuk menggelikitiknya. Sebelum mulai dia minum dulu untuk menenangkan diri. Ahh.. Lix, kita coba keluar barengan ya, lu udah mau kan” desahku sambil mempererat pelukan ketika kurasakan perasan itu sudah mendekat.“Iyah Ci, gua juga udah mau!” jawabnya terengah-engah sambil mempercepat genjotannya.Kembali aku mengalami klimaks bersamanya yang lebih panjang dari sebelumnya, tanpa peduli keadaan aku mengerang panjang melepaskan segala perasaan yang ada dalam












