Baru juga pulang sudah ngomel-ngomel terus. Bokep indo Bayangkan saja, rumah kontrakanku tak ubahnya laksana kapal pecah. Ucap isteriku kalem.“Iya. Ternyata kenyataan tak sesuai dengan apa yang kuimpikan. Namun, kemudian terlihat perlahan bibirnya mengembangkan senyum. “Oh….bukankah ini sandal jepit isteriku?” tanya hatiku. Entah kenapa hati ini tiba-tiba saja menjadi rindu padanya. Padahal Rasul telah berkata: “Yang terbaik di antara kamu adalah yang paling baik terhadap keluarganya.”Sedang aku? “Aduh, Mi… Abi kan sibuk sekali hari ini. Aku terlonjak, lantas menyelinap ke tembok samping. Abi tak tahan kalau makan terus menerus seperti ini!” Jawabku masih dengan nada tinggi.Mendengar ucapanku yang bernada emosi, kulihat isteriku menundukkan kepala dalam-dalam. “Abi nggak ngerasain sih bagaimana maboknya orang yang hamil muda…” Ucap isteriku lagi, sementara air matanya kulihat tetap merebak.Hamil muda?!?! Penantianku berakhir ketika sesosok tubuh berabaya gelap dan berjilbab hitam melintas.




















