Cantik!” kata Yoga sambil memandang wajah cantik yang sedang mengobrol dengannya itu.Malam itu dokter Yoga merasa beruntung sekali mendapat teman ngobrol seperti suster Farah, biasanya
suster-suster lain paling hanya tersenyum padanya atau sekedar memberi salam basa-basi. Bokep crot Suster itu ternyata berjalan ke arahnya.“Permisi, Pak” sapanya pada Yoga dengan tersenyum manis.“Malam Sus, lagi ngapain nih malem-malem ke sini” balas Yoga.“Ohh…hehe…anu Pak abis jaga malam sih, tapi belum bisa tidur, makannya sekalian mau keliling-keliling
dulu”Dokter Yoga bingung sebab tidak tahu kalau suster itu juga jaga. Ia mulai
menggerakkan tubuhnya naik turun dengan kedua tangannya saling genggam dengan pria itu untuk menjaga
keseimbangan.“Sssshhh…oohh…yah…aahh !” Farah mengerang sambil menaik-turunkan tubuhnya dengan penuh gairah.Tangannya meraih ujung roknya lalu ditariknya ke atas seragam yang berupa terusan itu hingga terlepas
dari tubuhnya. Batang itu digenggam dan diarahkan ke vaginanya, Farah lalu
menurunkan tubuhnya dan desahan terdengar dari mulutnya bersamaan dengan penis yang terbenam dalam
vaginanya.Mata Pak Yoga membeliak saat penisnya terjepit diantara dinding kemaluan Farah yang sempit.




















