saya belum menginginkan pekerjaan yang tetap disebabkan oleh alasan kepingin istirahat. Bokep brazzers ia tak tega meninggalkanku sendiri menginap di hotel. Ternyata ia memang tak bisa tidur.“Engga usah Khris, nanti kamu kepanasan.”Aku memang benci kepanasan, dimana-mana saya selalu menyalakan AC.“Tidurnya enggak nyaman ya?”“Nggak papa kok.”Setelah kupikir-pikir, akhirnya saya menawarkan ia untuk tidur di sisiku. Sialnya, sampai sekarang yang ia kenalkan cuma satu, & saya tak berminat.Pernah disaat pergi dengan segerombolan kawan-kawan yang lain, saya bertemu kakak kelasku yang pernah saya taksir dulu. Beberapa hanya melemparkan pandangannya padaku, terkadang ke arah tungkaiku yang tak tertutup. tubuhku tak berpijak, terayun-ayun di udara sementara dipapah tangan-tangan kokoh sebagian dari mereka & sebagian lagi bergerak memuaskanku.Ahem.. Duren kembali mencumbu bagian wajahku.Aku mulai berpikir. Perbuatan yang tak bisa kubanggakan. Hatiku sakit, kewanitaanku perih. Yang lainnya adalah Donat, pelesetan dari Doni, penghuni terlama di sana, umur 23-24, tampan, kulitnya putih sekali, otaknya super encer, sayangnya agak pemalu.










