Saya mendongakkan kepala, merem melek dan mengerang-ngerang. kamu apain susuku..?” desah saya naif. Bokep asia Lalu ia naik ke ranjang dan memeluk saya dari belakang. Hmm?”
Ia lalu membelai rambut saya yang lurus dan panjang sebahu, disibakkannya ke samping, lalu lagi-lagi ia memuji saya, “Tengkuk kamu bagus, aku terangsang banget ngeliatnya, boleh aku cium?”
Tanpa menunggu jawaban saya, ia langsung menciumi leher dan tengkuk saya. pistol keperakan itu. Saya memejamkan mata merasakan kehangatan itu. Saya menengok ke arahnya dan kaget setengah mati. Dia dapat berkelakar dalam bahasa Indonesia maupun Inggris dengan sangat lancar, bahkan dengan para waiter di kafe itu, yang baru saja dikenalnya. Mungkin juga saya dapat menemukan peluang lain yang membuat hidup saya lebih berarti daripada sekedar karyawan admin di sebuah perusahaan kecil? God, saya merasa jatuh cinta padanya, pada kenakalannya, pada kedewasaannya. Tiba-tiba dia sudah ada di hadapan saya. Aku melihat Jenny membawa nampan berisi sarapan pagi ke dekat ranjang dan mempersilakanku makan.




















