Sejujurnya sejak aku baru enam bulan bekerja dirumah itu, Pak Romi dgn semakin terang terhadap ku kala itu aku sedang berada di dapur, dirinya membisikan bahwa dirinya sangat tergila-gila menonton kedua payudara ku yg montok dan kenyal. Bokep indo live Sepeninggal mereka, diruang tamu hanya ada aku dan Pak Romi. Ini siapa kalian Sup?” Tanyanya terhadap Paman ku. Saya ga terbiasa ada didalam rumah yg semewah ini. Aku jg kan wanita normal, yg sempat merasakan berumah tangga dan memperoleh kehangatan seorang laki-laki. Kang Dedi kawannya paman, langsung mengiyakan,
“Iya ini pak, dirinya ini tetap keponakannya kang Yusup. Hehe..” canda Pak Romi. Semacam apa rasanya yah, bila ada dipelukannya” pikirku dalam hati. Tetapi semacamnya penyesalan tiadalah artinya. Aku yg sedikit kaget, menjawab jg salam nya. Sehingga malu saya nya pak. Lima belas menit perjalanan akhirnya kami hingga jg didepan rumah yg lumayan megah milik Pak Romi. “Sekarang tinggal pilih. Aku jg kan wanita normal, yg sempat merasakan berumah tangga dan memperoleh kehangatan seorang laki-laki.




















