Goyanganku pun semakin menjadi. Bokepindo Lalu kupunguti pakaiannya dan menuju kamar mandi.Hingga sekarang kejadian itu masih jelas dalam ingatanku. Perlahan kuarahkan k0ntolku menuju lubang m3mek Intan.Saat kepala k0ntolku masuk kelubang vaginanya, Intan mendesah, “Ssshh.., aaggghh..,Nimatnyaaaaa..Terus mas..masukkan lagi yang daleeem maasss…Ooouuhh..!”Langsung saja kumasukkan lebih dalam lagi k0ntolku sambil sesekali menarik sedikit dan mendorongnya lagi. Aku sudah menikah sejak 10tahun yang lalu, nmaun hingga kini aku dan istriku belum juga dikaruniai seorang anak. Sering juga para tetangga-tetanggaku ngomongin aku dibelakang tentang aku, karena keberuntunganku itu.Sebagai pasutri yang belum mempunyai anak, hasrat sexku sangat besar sekali. Tak kusadari seluruh cairan yang keluar dari k0ntolku masuk keliang memek Intan. Goyanganku pun semakin menjadi. Tiba-tiba Intan memelukku sekuat-kuatnya. Biasanya aku hanya dapat melihatnya dari kejauhan, itu pun dengan terhalang pakaian. Tak kusadari seluruh cairan yang keluar dari k0ntolku masuk keliang memek Intan. Intan tersenyum sangat puas, meski kelelahan aku pun merasakan kenikmatan yang tiada taranya. Dan aku jawab Ita gak mau kuajak jadi aku langsung aja




















