Maka dengan ragu-ragu aku berdiri tepat dibelakangnya memberi petunjuk. Tangan Fitripun tidak diam dengan membuka kancing bajuku satu persatu. Bokep jepang Keesokkan harinya, setelah jam pulang dengan tergesa-gesa Fitria menghampiriku seperti ada sesuatu yang ia tahan-tahan ingin segera ia tumpahkan padaku. Bubukan.ta..ta.. Nampaknya Fitria sudah mulai hilang kendali, pinggulnya bergoyang-goyang tak teratur. Ketika seolah-olah tanpa sengaja bibirku menempel kekepalanya yang terhalang oleh jilbab dia diam saja.Dan ketika pipiku kudekatkan ke pipinya seolah-olah ingin membaca tulisan yang terdapat dimonitor diapun diam saja dan ketika tangannya yang memegang mouse aku beri remasan lembut terlihat bahwa Fitria memejamkan mata seolah-olah menikmati dan angannya telah melayang akibat cerita yang sedang dibaca dan ia bayangkan. Perlahan-lahan aku menghampiri Fitria dan berbaring disisinya sambil wajahku menghadap ke wajahnya yang cantik dengan rona wajah yang sangat puas dan berbinar seolah sedang tersenyum dan mata terpejam.Kemudian matanya terbuka dan memandangku dengan sayu seraya berkata Wan barusan benar-benar luar biasa belum pernah aku mengalami hal seperti ini sebelumnya swear tapi Wan.




















