Entah siapa yang memulai duluan tapi saat itu juga kami sudah saling melumat bibir kami, bahkan Rahma menekan kepalaku dengan tangannya dari belakang membuatku tidak dapat menghindar lagi. Bokep china Rahma mendekap semakin erat dan diapun mendesah panjang juga.Kamipun saling berpelukan dan berdiam diri, saat itu aku merasa kalau perbuatanku salah. Dan akupun memakluminya, mungkin dia bekerja karena dari yang aku dengar Papanya baru saja meninggal karena itu dia pindah ke kota ini. Dan tanpa malu lagi Rahma malah menyatakan perasaan dia yang memang dari dulu memang menyukaiku.Aku hanya terdiam, tapi ketika Rahma memelukku dengan erat dan merebahkan kepalanya di pundakku. Di sana kami sama-sama bersetubuh tanpa pakaian sehelaipun ” Aaaauuugghhhh…..aaauuugghhh…rah..ma…su..dah…sa..yang..” Dia tetap melumat dan mengulum kontolku sambil mendesah dan berkata pula “Gi..mana…Pak..E..nak…nggak….eeeegghhh..” Katanya.Malu juga di perlakukan dengan begitu buasnya oleh Rahma, akhirnya akupun membaringkan tubuhnya di atas jok mobil itu. dan mendapat kepercayaan sebagai wali kelas di salah satu sekolah itu. Sebenarnya di sekolah salah satu faforit itu.Sebenarnya aku mendapat julukan




















