Namun belum sempat ia keluar, kembali terdengar suara Pak Anton dari belakang.“Baiklah kalau begitu, saya rasa kalian harus siap menitipkan anak kalian di panti asuhan untuk sementara!” mendengar suara Pak Anton itu, sekujur tubuh Sasha terasa lemas dan tenaganya menghilang. Bokep crot Saya punya minuman yang spesial untukmu.” Ujar Pak Anton sambil masuk ke dalam villa meninggalkan Sasha yang terduduk sendiri di balkon kamar villa itu.Sasha kembali terhanyut dalam lamunan saat melihat panorama indah dari balkon itu. Pak Anton berdiri dengan gagah dihadapan Sasha yang terduduk di kursi itu, dimajukannya pinggangnya kedepan sehingga penisnya mengacung tepat dihadapan wajah Sasha. Padahal ia sudah mencari di tiap jengkal meja kerjanya, namun hasilnya nihil. Pak Anton bisa merasakan getaran tubuh Sasha dan juga peluh yang membasahi sekujur tubuh wanita malang itu.“Sha, maaf ya… Kamu tidak apa-apa kan?” tanya Pak Anton dengan penuh kekhawatiran. Pak Anton tersenyum melihat wajah Sasha yang tertidur.Pak Anton lalu memberikan sebuah bantal dikepala Sasha dan merapikan kembali penampilan Sasha. Pak Anton




















