Gadis Tiri Kalah Taruhan, Terpaksa Puaskan Nafsu Kakak Tirinya

Srrpp..srppp..bunyi itu yang terdengar ketika mbak Sinta memaju-mundurkan kepalanya menghisapi penisku.“Ahhh..kontolmu enak Wan..mbak suka…hmmmmmmmmm” desah mbak Sinta ketika dia menghentikan kulumannya untuk menjilati batang kemaluanku. Bokep montok Puting payudaranya tampak menonjol di balik kain BH nya itu.“Ayo kamu yang buka BHnya Wan” ujarnya menggoda.Tanganku langsung membuka kaitan BH di punggungnya. Tangan mbak Sinta mengusap-usap rambutku sambil terus mengerang nikmat.“Iya Wan..bener gitu..aduh..enak…oh…” erang mbak Sinta sambil meliuk-liukan badannya. Hembusan nafasnya terasa hangat di kulit kemaluanku ketika dia mengamati penisku dengan pandangan gemas.Rasa nikmat yang luar biasa menjalar tubuhku ketika lidah mbak Sinta yang cantik ini mulai menari di kepala penisku. Kupalingkan wajahku menatapnya, dan mbak Sinta langsung melumat bibirku. Aku pergi ke restoran fast food yang berada tak jauh dari tempat penjualan DVD itu. Dia kemudian menungging sambil tangannya memegang ujung ranjang. Tubuh mbak Sinta kembali mengejang, lalu rebah lemas di atas ranjang.Kali ini aku tak mau lagi “menggantung”. Kubuka celana dalam itu, dan tampaklah liang kewanitaannya dengan rambut yang tercukur rapi.Tangan mbak

Gadis Tiri Kalah Taruhan, Terpaksa Puaskan Nafsu Kakak Tirinya

Related videos