Kocokan Pak Wid yang semakin mengencang membuat Lia menggunakan kedua tangannya untuk menahan tubuhnya yang mulai bergoncang. Bokep crot He he”.“Ih, Lia jangan digodain dong Pak kan malu”.“Kalo nggak digodain terus mau diapain dong? Kedua tangan Lia mencengkeram erat ujung meja yang berada di belakangnya.“Suka sayang?”.“Su… suka banget, yang ken… kenceng Pak!”.“Yang kenceng?”.“Iya… kocoknya yang kenceng oooh…”.Menyadari kalau saat ini mereka sedang berada di kantor, Lia berusaha sekuat tenaga untuk menahan teriakan penuh kenikmatan yang keluar dari mulutnya. Lia sendiri kini masih terlihat sibuk mengenakan sepatunya.Ketika kedua sepatu berhasil dikenakan kembali, Lia lalu menyambar beberapa map dan meletakkannya di atas meja. Bapak nggak suka dengan pelayanan saya?”.“Bukan gitu, tapi sekarang giliran Bapak yang bikin kamu enak he he he”.Lia yang semula keheranan langsung tersenyum dan mencubit pinggang atasannya tersebut. Penderitaan Lia barulah usai setelah beberapa menit kemudian Pak Wid akhirnya menghentikan genjotannya dan menarik batang penisnya.Rasa perih dari lubang pantat Lia masih begitu terasa menyiksa, selepas genjotan yang mendera pantatnya tadi.




















