Tangannya membasuh dada dengan air sabun itu dan sesekali memilin-milin putingnya dengan lembut. Bokep tobrut iya.. oochh.. Ia dengan mudah bisa merasakan kembali ciuman itu. sayangg..”, dan sedetik kemudian “Mas, Nia juga enakk..”. Untung teman-teman sekostnya sudah terlelap sehingga mungkin tak akan terbangun walau Tania berteriak sekali pun.“Jemari Mas masuk.., berdenyut lembut di dalam sana. Kamu mencakar dan menekan kulit punggung Mas. Hmm. Seakan ada air bah bergemuruh di dalam diriku, membawa jutaan partikel-partikel nikmat yang membuat mataku terpejam. Dengan kasar Tania meremas-remas rambut kepalaku, Tania mencakari punggungku sambil menaik-turunkan tubuhnya. Aku terdiam menikmati suara rintihannya. Kamu mengusap sepanjang batangnya, pelan-pelan ke atas lalu kebawah lalu ke atas lagi.Remasan jemarimu berhenti di pangkal bagian atasnya yang membulat keras, lalu sesekali jari telunjukmu menyentuh-berputar pada lubang di ujungnya. Mas, sekarang Nia juga sudah terbebas..”, ujar Tania mengabulkan permintaanku.




















