Goyangan Liar Jepang: Orgy Tak Sensor Vol 12

Sementara aku mendesah-ndesah keenakan (pengalaman pertama …) tanganku semakin aktif meremas toketnya. Mulutnya kembali memagut mulutku, kami berciuman dengan ganas. Bokep brazzers Pelan-pelan, batangnya mulai ambles kedalam memek. Aku dua puluh tiga tahun kok” paparnya blak-blakan, jarang yah cewek blak-blakan masalah umur
“Ya deh mbak, eh Dewi…, kalo saya baru dua puluh dua tahun mbak, tuaan mbak dikit dong, ngomong-ngomong kok masih pake baju dinas. Semakin lama kulumannya semakin cepat, aku semakin menggelinjang dan kelojotan. Jadi Polwannya turun semua.”
“Ohh.., gitu. Setengah jam berlalu, tiba-tiba aku kaget saat mbak tadi sudah disampingku. “Makasih ya mas” sambil dia merapikan kembali seragam polwannya. Mas pasti tau dehh… yukk”
“Ya mbak” aku pelan-pelan rebah bersama Dewi. Mata Dewi tak lepas dari monitor, nafasnya terdengar agak memburu (aku juga demikian sihh hehehehe…). “Ohhhh…, Wii.., Dewiii.., sudahhhh…, sudahhh, aku nggak tahannnnn” aku menceracau sejadi-jadinya. Tangannya ditumpangkan kepahaku, membuat konty ku meluap meronta-ronta (waktu itu aku masih betul-betul perjaka… bayangkeunn), diusap-usap pahaku.

Goyangan Liar Jepang: Orgy Tak Sensor Vol 12

Related videos