Kita berduapun tertidur lelap sampai pagi dalam keadaan telanjang. Mataku pun kembali terpaku kepada Erny. Link bokep aku langsung pegang kepalanya dengan kedua tanganku dan menggerakkan kepalanya semakin cepat naik turun kemaluanku. Setelah aku selesai merapihkan barang-barang dari koper, aku pergi kekediaman paman ku untuk beramah tamah. Tangannya memegang kemaluanku untuk diarahkan ke kemaluan nya. Bapak Udin pun tersenyum kepada aku. Lagu dangdut mulai bermain, para penonton sudah mulai berjoget ria. aku berkata kepadanya,“Ernyaaa… aku mau keluar nih…” Erny membalas,“Iya mas… Ohh… Erny juga mau keluar lagi…” Erny semakin liar menggoyangkan pantatnya. Dia masih meringis untuk beberapa pompaan pertama ini.“Gila mas, kemaluan mas Bobby gede banget… Erny berasa penuh dimasukin punya mas.” Tak berapa lama sepertinya Erny sudah mulai terbiasa. Tak heran semua orang disini sangatlah hormat dan ramah kepada keluarga kita.Akhirnya aku pun diperkenalkan kepada seorang lelaki setengah baya yang bernama bapak Udin.




















