Stuck and without a plan, Harley gets a ride from Mike. He takes her on a thrilling ride back to his place, and she eyes his cock the entire time. Bokep brazzers She’s always wanted her snatch pounded by an older man, and she needs to show Mike her appreciation anyway. The kinky blonde starlet lets Mike admire her perfectly perky tits before pulling down her shorts and playing with her pussy. She wants Mike to watch a while as she fingers herself while thinking about him, getting herself sensationally wet for him so he can experience her pussy at its full power. Harley’s sweet, pink pierced nipples alone are enough to drive Mike crazy, and he can’t wait to slide inside of her and fuck her like she’s never been fucked. Mike soon gets his chance and gives Harley an entirely different type of ride. She bounces up and down on him, and her cute bubble butt couldn’t look any better as she thrusts her hips around. Mike busts a fat nut inside of Harley’s mouth, and she sucks down every drop she can.
Kira-kira setengah jam Rika mengemut penisku. Tiba-tiba, “Greeekkk…” aku dikejutkan oleh suara pintu garasi yang dibuka dan suara motor adikku yang baru pulang.Aku pun cepat-cepat bangun dan tersadar. Sambil ngemil hidangan kecil dan minuman yang kubuat, kami melanjutkan ngobrol-ngobrol. “Mas juga, punya Mas besar gitu maunya cari yang sempit-sempit, sakit kaan..!” rajuk Rika.Aku ketawa dan mengecup bibirnya sambil mengusap air matanya di sudut mata Rika sambil merasakan enaknya himpitan kemaluan Rika yang sempit ini. Di dalam kamar mandi aku ketawa sendiri dalam hati mengingat-ingat mimpi enak barusan. Sekilas kulihat wajahnya, sepertinya aku pernah lihat dan begitu familiar sekali, tapi siapa ya..? Tanganku pun tidak mau tinggal diam, segera kuelus paha mulusnya, Rika pun memberi kesempatan dengan membuka pahanya lebar-lebar, sehingga tanganku dengan leluasa mengobok-obok paha dalamnya sampai ke selangkangan. Langsung aku caplok buah dadanya dengan mulutku, kujilat-jilat putingnya dan Rika mendesis-desis keenakan, “Sssh… aaauuh… Mass Adiii… ehhh… ssshhh…” sambil tangannya mendekap kepalaku, meremas-remas rambutku dan membenamkannya ke payudaranya lebih dalam.











