Namun kesialan memang sedang melanda, wanita itu masuk menuju gerbong khusus wanita.Cita-cita dan harapan bram musnah seketika, bagai lebah merindukan madu, dia gagal. Bokep arab Bram kaget bukan kepalang, dia bisa melihat dengan jelas gunung kembar chintya, bahkan lebih jelas dibandingkan masa depannya.Bram menulis di note hape chintya, dengan perasaan bimbang dan bergairah, berkata frontal tanpa batasan. Tapi gimana caranya?!!” Batin si Bram sambil menahan penisnya yang mulai ereksi.Lalu singkat cerita Bram selalu mengikuti gerakan wanita tersebut sambil melihat bohaynya pantatnya, kiri-kanan-kiri-kanan. Namun Bram berusaha tenang, perlahan akal sehatnya mulai menguasai dirinya sekarang.Tiba-tiba wanita tersebut membuka hape lalu menulis di note beberapa kata, dan hape itu diberikan oleh Bram. Digesek maju mundur secara perlahan penis hitam itu di belahan pantat chintya.“Mmmppphh” Chintya terlihat juga menikmati adegan itu, namun dia tidak sehebat Bram dalam menahan ekspresi wajahnya. Ojeknya udah nunggu didepan tuh..” Teriak mamanya Bram sambil masak sup bakso buat dirumah.Bram melesat bak pelor yang dihempaskan dari pistol FN, langsung menyambar tangan mamanya




















