Aku memberikan kalung emas bermata zamrud kepada Anisa. Acara liburan ini sebenarnya amat tidak didukung oleh cuaca. Bokep china Tak lama kemudian dia minta aku yang berbaring, ‘Mr. Veggy’nya. Dalam dua jam perjalanan itu, tangan dan jari-jari Anisa tak henti-hentinya merogoh celana dalamku, dan memegangi ‘Mr. ” Biasa main dimana ?” tanyanya
“Ada apa sayang?” tanyaku kembali. “Habis bagaimana? ” Akh enggak” jawabnya sambil melepas ‘Ms. Paras Anisa tampak anggun dan cantik sekali. Kami memadu janji, bahwa suatu saat nanti kami akan kembali ke tempat itu. Aku dan Anisa layaknya seperti Tarzan dan pacarnya di tengah hutan. Dalam hari-hari yang kami lalui kami hanya makan mi instant dan makanan kaleng. Penny’ku. “Dingin banget” katanya. Dan setelah dia memebersihkan ‘Ms. “Jahat kamu ?!” kata Anisa seraya menatapku manja dan memukuli aku pelan dan mesra. Bu Anis usianya belum 30 tahun, sarjana, cantik, tinggi, kulit kuning langsat, full press body.




















