Dia pun mulai mencuci kemaluan Tamara dengan handuk kecil itu dan saya perhatikan kemaluan Tamara mulai memerah karena digosok-gosok Ayu dengan handuk tadi. Bokep live Saya masih ingat bagaimana saya selalu merasa sangat lapar setelah setiap kali kami selesai bersanggama.Tadinya saya belum mengerti bahwa tubuh saya menuntut banyak gizi untuk menggantikan tenaga saya yang dikuras untuk melayani Ayu, tetapi saya selalu saya merasa ingin makan telur banyak-banyak.Saya sangat beruntung karena kami kebetulan memelihara beberapa puluh ekor ayam, dan setiap pagi saya selalu menenggak 4 sampai 6 butir telur mentah. Saya duduk dikasur dan melihat tubuh Tamara yang masih begitu remaja.Payudaranya masih belum berbentuk, hampir rata tetapi sudah agak membenjol. Sini, biar Johan ngancitin Tamara.” Ayu berkata.Saya hampir tidak percaya akan apa yang saya dengar. Saya bisa melihat lobangnya yang kecil dan merah seperti menganga. Saya sempat melihat lobang anusnya ber-getar ketika dia kentut, dan sayapun melepaskan semburan air mani saya yang ketiga kalinya hari itu didalam mulut Ayu.




















