Lalu ia singgah di pos jaga Unang, saat itu Unang sedang akan duduk. Bokep “Ohhh… ndak apa-apa la, Pak? Malam harinya, untuk menghilangkan kejenuhannya di rumah itu, ia berjalan-jalan di halaman itu dan membawa makanan kecil untuk Unang. Ira pun tergolek bersimbah keringat. “Ooo tidak, Bu?” jawab Unang lagi. Unang di luar dengan nafas memburu melihat ketelanjangan suami istri itu. Ira sedikit menyesal karena ia telah jatuh dalam kelembutan yang diberikan Pak Unang. Suatu malam, di rumah itu tanpa diketahui oleh Ira dan Rudi, di luar kamarnya ada sepasang mata yang mengintip dari balik jendela. Tubuhnya hitam legam dan wajah kerasnya terlihat. Maka ia tinggalkan Ira di rumah itu. Di kamar yang diperuntukan bagi tamu itu, Ira ia tuntun. Ira sempat memperhatikan Unang. Dengan tangannya, Unang membuka celana tidur Ira dan lalu CDnya sehingga terlihat bulu-bulu halus yang tertata rapi menutupi rongga vagina Ira.










