Dan teringat Felly. Entah apa yang mereka bicarakan di sana.Felly ini gadis baik. Bokep brazzers Itu yang ada di otakku. Kutarik tangannya ke selangkanganku. Kami mengobrol panjang lebar hingga tengah malam. Omongannya yang menceritakan pengalaman dua tahun berpisah denganku tidak kudengarkan.Akhirnya acara makan siang selesai jam 14.00 dengan janji kami bertemu lagi nanti sepulangku dari kantor. Kutarik tangannya ke selangkanganku. segala macam perasaan bercampur aduk di kepalaku. Selain kapabilitasnya yang terjamin, blow job-nya juga bukan main. Ia selalu sengaja memakai baju-baju kerja yang menonjolkan keindahan tubuhnya. Kutinggalkan rumahnya menuju rumahku.Ini yang kuheran. Matahari pagi begitu terik. Tampaknya ia baru selesai mandi. Tinggi 168 cm, berat proporsional dan sebuah fitnes center dengan rajinnya memahat tubuhnya beberapa kali dalam seminggu.Setelah sampai di dekatku, aku memutar kursiku hingga menghadap ke samping. 15 menit dan ia telah duduk kembali di mejanya.Pukul 12.00 waktu makan siang. Dengan janji kami jalan bareng lagi. Hanya bosan. Ternyata..?Tidak ada yang jelek dari Felly.




















