Mungkin dia sedang tidur akhirnya aku pergi menuju kamarku kembali namun tidak jauh dari kamar mbak Gina, aku melihat dia baru datang ” Hei.. Bokep montok Hingga akhirnya ketika aku rasa perutku pedih karena laparnya, dan melihat dompetku yang hnaya berisi beberapa lembar uang sepuluh ribuan. Dan langsung duduk di sebelahku, aku masih belum bisa santai menghadapinya apalagi pria itu sudah berani menyentuh pahaku, aku coba menghempasnya tapi dia lebih kasar memegang pahaku dengan eratnya. Tanpa malu aku mengimbangi permainan Ryo dengan memutar-mutar pantatku di bawah tubuhnya dan rupanya hal itu membuat dia keenakan juga.Karena saat itu aku dengar erangannya begitu berat ” Ooouughhh… ooouuugghhh… sayang… aku…aaagahhh… aaaghhh…” Tiba-tiba aku rasa sperma hangat Ryo sudah tumpah di dalam memekku, dapat aku rasa juga spermanya begitu encer padahal dia masih muda. Dan kembali tertidur sambil menunggu malam karena kata mbak Gina aku berangkat kerjanya malam hari dan baru datang setelah pagi hari.Waktu yang aku tunggu akhirnya datang juga, dengan berias di kamar mbak




















