Ray celingukan sebentar dan berbicara setengah berbisik:
“Kalo kita telungkup di ujung loteng, kepala julurin kebewah, itu pas sama lubang kamar mandi bawah… Rini suka mandi bareng suaminya… wih kadang mereka main di sambil mandi… seru loh… mau liat?… besuk deh di jam dan gelombang yg sama… “ aku cuma cengar-cengir mendengarnya, tapi sebenarnya aku penasaran juga.Sore berikutnya akupun pulang jam 6, tetapi Ray masih di kamarnya, langsung saja alu menuju pintu kamar Ray,
“ada nggak?” tanyaku. Aku terjerembab dan mukaku terhenti percis di depan selangkangan Rini. Bokep live Dan kami berduapun sama-sama “memonitor keadaan”, namun sampai jam 10, belum ada tontonan yg kami inginkan. Tentu saja itu membuatku heran. Juli mulai sadar kalo aku tdk menservisnya lagi, dia dengan tenang memegang penisku yg lembek, pelan-pelan diransangnya, tapi karena aku masih menahan sakit maka tetap saja penisku tak mau bangun. Ray celingukan sebentar dan berbicara setengah berbisik:
“Kalo kita telungkup di ujung loteng, kepala julurin kebewah, itu pas sama lubang kamar mandi bawah… Rini suka




















