“enak sayang?” tanyaku. Link bokep Kutatap wajahnya yang terlihat seksi dengan butir-butir keringat di kening dan lehernya. Dia makin terangsang, “aagghhh… geli sayang… geli banget” katanya. Sengaja aku berbaring di sebelahnya, dia melirikku “pegel nich, sambil baring gak papaya?” alasanku. “ ari..ari..terus sayang,…terus…. “tahan ya sayang, bentar lagi enak kok” jawabku berbisik di telinganya. “makasih ya sayang”kataku sambil mencium keningnya.Ternyata malam tahun baru itu, kedua teman kostku memutuskan untuk tidak kembali ke kost. Kemudian dia kembali duduk di sampingku. Di kamarku tidak ada dipan, kasur sengaja kuletakkan di bawah dan semua memang kulakukan dengan lesehan. Aku tersenyum, lantas mencium bibir dan keningnya. Masukin kontolmu terus sayang…masukin lagi…Enak banget sayang….aaacchhh….enak sayaaannggg…..” desahnya sambil menggerakkan pinggulnya ke segala arah. Desahannya pun makin keras dan makin cepat, mengikuti tusukan kontolku dalam memeknya.“aacchhh..acchh..aaacchhh… enak sayang. “ri,… enak banget sayang…. Sementara aku meremas-rema toketnya dari luar kaosnya. Tangan kananku meremas dan memainkan toket kirinya, sedangkan tangan kiriku perlahan menarik selimut yang masih menghalangi tubuh kami.




















