Dia beda jurusan sama aku, cuma sering jalan bareng, apalagi klo udah urusan gambar sketsa dan komputer, pasti aku berduaan terus sama dia sampai sore bahkan cuma buat ngobrolin doank. Disana aku kerahkan semua kemampuan mulut aku dalam melumat vagina seorang gadis. Bokep montok “Tak, Tok, Tak, Tok… Asem lo! Akhirnya kita milih menu barengan. I love you so muchhhh! Karena gak enak, kita pindah ke kelas terdekat (terjauh dari gerbang depan). Si Vina masih iseng didepan laptopnya. Untung aja kita ngerti masalah kehamilan dsb. Tapi susah masuk, pasti Vina masih perawan, ah, sebodo, dia yang minta toh, justru ini yang menjadikan ML klop awalnya. Saat itu baru setengah dari panjang penis aku yang baru masuk. Karena gak enak, kita pindah ke kelas terdekat (terjauh dari gerbang depan). Perlahan aku tarik, lalu kumasukkan lagi, Vina masih meringis kesakitan. Ternyata kelas kosong, soalnya pada demen masuk rada telat sih, terus aku nanya akademis, “dosennya ga masuk, Bar, tolong sekalian kasih tau yang lain



















