Sedangkan di depan ada lagi yang berambut Jabrik.“Lepaskan! Bokep Tolong!” teriak ervin sambil meronta-ronta, sementara ada tangan-tangan penculiknya menggerayangi tubuhnya.Ada yang meremas pinggulnya, mengelus pahanya, dan yang membuat ervin menjerit kesakitan adalah Boss dan Botak yang meremas payudaranya keras-keras.“Aaah, jangan! Jangan! Gimana dengan kamu Sayang?” perlahan si Boss menarik keluar batang kejantanannya yang lemas.“Ampun, sakit sekali! Si Jabrik meremas-remas susunya dan si Botak meraba sisa tubuh ervin yang lain.“Eeeggh, aku mau keluar Sayang, eegh.. Dia sudah sangat terangsang, batang kemaluannya sudah menegang dari tadi pengen rasanya menusuk.“Kita giliran! ya.. Ervin dan suaminya, turun dari mobil di depan rumah mereka. Pertama aku, trus selanjutnya kamu gantian!” putus sang Boss, “Sekarang kamu semua telanjangin aja dulu dia.”“Jangan! kamu udah siap kan Sayang? Dalam ruangan itu hanya ada satu ranjang dan lemari besi.“Ikat dia!” Boss menyuruh 4 anak buahnya mengikat tangan dan kaki ervin ke sudut-sudut ranjang, sehingga tubuh ervin membentuk huruf X, kaki dan tangannya membuka lebar.“Gimana sekarang Boss?” tanya Jabrik sambil menjilati










